(Repair) SOP 3D Printing
SOP 3D Printing
// (kurang rangkai, cek notes) //
Link Penting
- Link Monitor Pekerjaan 3D: Monitor Lizard
- Link Google Drive Penyimpanan File Kerja 3D Printing: Operasional 3D Printing
Nomor Penting
- Egi (Staff 3D) +62 857-1581-0367
Struktur SOP
- Alur Kerja 3D Printing
- Alur Operasional 3D Printing
- Arsip & Manajemen Data
- Prosedur Tambahan
Aplikasi yang Digunakan
- Blender
- Instant Meshes
- Autodesk Meshmixer
- LuBAN
- Bambu Studio
- Google Drive
PT Timboel menggunakan komputer di meja staff 3d Printing sebagai pusat kontrol utama operasi. Proses printing berbasis SD Card dan checklist fisik.
Istilah
- NamaProyek
- NamaProyek
selaludigunakanberisiuntuk3identifikasihalproyekberikutyang dikerjakan - Menggunakan nama/julukan produk sebagai pembeda
NamaVerduma,BarangToroso,-TenUkuranThousandBarangStrands,-SpiritusID Barang
Apabila tidak ada informasi tersebut/info tidak lengkap, isi dengan info yang relevanCOntoh: Print wadah boardgame - Agricola - Niko - Order 2-2-2026Alatus
- NamaProyek
- Cut
- File dengan label "Cut" pada namanya adalah file yang siap masuk proses Slicing dan Printing
- Kode Komponen
- Singkatan 3 huruf dari nama barang. Untuk mempermudah transfer barang dari printer menuju ke boks komponen
1. Alur Kerja 3D Printing
1.1 Folder Penyimpanan
- Buat folder penyimpanan untuk barang yang akan dikerjakan di Google Drive Penyimpanan File Kerja 3D Printing
- Gunakan folder sampel sebagai contoh folder
FILE HASIL PROSES KERJA 3D PRINTING DI-UPLOAD KE FOLDER TERSEBUT MENGIKUTI ATURAN BAB 3 - ARSIP DAN MANAJEMEN DATA
1.1 Sumber Model 3D
- Hasil scan
- Website model 3D
- Vendor / 3D modeller
Beri nama NamaProyek - File3d, ekstensi .stl, upload
1.2 Persiapan Model
Blender — Cleaning & Sizing
* Import model 3D * Bersihkan:- Non-manifold geometry
- Lubang besar
- Objek scan yang tidak diperlukan
- Set ukuran model ke ukuran akhir produk
- Pastikan model solid (tidak hollow)
- Export dengan ekstensi
.obj
1.3 Retopologi & Validasi Mesh
Instant Meshes — Retopology
-
Import file hasil cleaning
-
Atur Target Vertex Count sesuai kebutuhan finishing
- Catatan: semakin tinggi → detail naik, beban proses komputer naik
-
Klik Solve (Orientation & Position Field)
-
Export
.obj
Blender — Mesh Validation
-
Import file hasil retopologi
-
Cek:
- Siluet halus
- Kepadatan mesh merata
-
Jika hasil buruk → ulangi tahap Retopologi
Blender - Base Preparation
- Extrude sisi bawah model
- Potong bagian bawah menggunakan Boolean
- Export
.obj
1.4 Shelling
Autodesk Meshmixer — Hollow
-
Import file hasil validasi mesh
-
Edit → Hollow
-
Offset Distance: 4 mm
-
Jika muncul lubang:
- Atur Solid Accuracy & Mesh Density
- Kecilkan Hole Radius bila perlu
-
Export
.obj- Format nama:
NamaProyek - Model3D, upload
- Format nama:
1.5 Pemotongan Model
Blender — High Priority Cut
-
Import file hasil shelling
-
Identifikasi High Priority Surface
- Contoh: wajah patung, ornamen utama
-
Potong bagian high priority (Boolean)
-
Potong untuk ukuran print dibawah 230x230x230 cm
-
Export:
NamaProyek - Nama Komponen - HIGH PRIORITY CUT.stluntuk potongan high priority, uploadNamaProyek - File untuk LUBAN.stluntuk potongan sisanya, upload
1.6 Modular Cutting
LuBAN — Modular Cut
- Import file
NamaProyek - File untuk LUBAN.stl - Mesh → Cut
Pengaturan Utama
- Method: Modular Cut
- Unit: mm
- Pastikan ukuran model sesuai ukuran akhir
3D Printer
-
Bed Shape: Rectangle
-
Printer Size: 230 × 230 × 230 mm
-
Close Cut: ON
-
Axial Cut: ON
-
Part Number: Yes- Start Number: 1
- Prefix: 3 huruf inisial/singkatan nama model
- Contoh: MIM, VER, SIR, K70
Connector
-
Type: Plug
-
Shape: Square (Number = 8)
-
Tolerance: 0.2 mm
-
Ganti menjadi Shape: Native
-
Klik Cut
-
Simpan ke folder:
NamaProyek - MAIN BODY CUT
1.7 Slicing
Bambu Studio
-
Prepare → Add file:
- Semua file
MAIN_BODY_CUT(hiraukan komponen berlabeltiny) - Semua file
HIGH_PRIORITY_CUT
- Semua file
-
Load as single object with multiple parts: NO
Auto Arrange
- Spacing: 2 mm
- Auto Rotate: ON
- Allow multiple materials on same plate
Penataan Plate
- Sambungan komponen tidak kena support
- Gunakan Lay on Face
- Minimalkan overhang
- Maksimalkan jumlah komponen per plate
- Tiap komponen diberi label dengan
Text Shape-> namapart numberuntuk masing-masing komponen- Part Number berisi 3 digit singkatan nama produk yang diprint dan nomor part
- contoh singkatan: MIM, VER, SIE, K70
- contoh part number dengan singkatan: MIM-001, VER-025, SIE-011
- MIM-001 berarti part pertama dari model MIM (Mind in Motion)
- Salin nama label ke dalam Google Sheets sebagai Daftar Komponen
- Google Sheets:
NamaProyek - Daftar Komponen
- Google Sheets:
- Thickness -> 1 mm
- Taruh di lokasi yang dekat dengan plate cetak, bagian dalam produk
- Part Number berisi 3 digit singkatan nama produk yang diprint dan nomor part
Strength
- Infill density: 5%
Support & Slice
-
Enable Support: ON
-
Type: Tree (Auto)
-
Threshold Angle: 38–45°
-
Slice → Export Sliced Plate
-
Simpan project:
NamaProyek_PLATE- Apabila membutuhkan penyimpanan lebih dari 1 file, tulis daftar nomor komponen pada judul file
- Contoh:
Verduma_PLATE - 001-024
- Contoh:
- Apabila membutuhkan penyimpanan lebih dari 1 file, tulis daftar nomor komponen pada judul file
1.8 Printing
- Export tiap file plate yang dibuat di dalam bambu studio
- Distribusikan file hasil export ke sd card
- pasang sd card ke printer
- siapkan boks komponen hasil print, label (lakban kertas) dengan kode komponen barang yang tengah di print.
- mulai proses print
2. Alur Operasional 3D Printing
2.1 Persiapan Produksi
- Siapkan project dan file hasil slicing
- Buat Checklist Komponen Print
Format Judul Checklist
Nama Produk – Dimensi - Kode Part Number.
Kolom Checklist
- Nomor Plate (Bambu Studio)
- Nama Printer
- Proses?
- Selesai?
2.2 Proses Print
Kebutuhan Print
- Lembar Checklist Komponen print
- Alat tulis (bolpen)
- Mesin Printer Bambu Lab
- Box komponen dengan label (lakban kertas) berisi info Kode Komponen (3 huruf)
- Sticky note ukuran 4x10 cm
Alur Print Lewat Printer
- Cek printer
- Printer masih proses: cek printer lain
- Printer selesai proses/kosong: lanjut ke langkah 2
- Keluarkan komponen dari printer, hitamkan kode komponen menggunakan spidol, masukan ke box sesuai part number komponennya
- cek nama printer di checklist yang belum dicentang kolom "Selesai?"-nya, centang kolom "Selesai?".
- Aktifkan kontroler bambu lab menggunakan tombol arah. Pilih simbol folder (paling bawah), lalu pencet ok. Cek file di dalam
- Tidak ada file dengan nama "Plate": tempelkan sticky note ke printer, tulis "FILE HABIS"
- Cek nama file plate di dalam checklist
- Kolom "Printer" sudah diisi: cek file selanjutnya
- Kolom "Printer" belum diisi: cetak file tersebut dengan pencet tombol OK dua kali
- Isi kolom printer dengan nama printer yang mencetak file tersebut
- Cek apakah printer berhasil mencetak lapisan pertama di atas plate (ada hasil cetakan yang menempel di papan printer
- Apabila gagal, tempel sticky note ke printer, tulis "gagal cetak"
- Apabila berhasil, printer berhasil menjalankan proses, abaikan
- Ulangi langkah 1 untuk printer lainnya. Apabila semua printer sedang mencetak/ditandai sticky notes, shift selesai.
Alur Print Bambu Studio
- Cek Printer
- Printer masih proses: cek printer lain
- Printer selesai proses/kosong: lanjut ke langkah 2
- Keluarkan komponen dari printer, hitamkan kode komponen menggunakan spidol, masukan ke box sesuai dengan part number komponennya
- Cari nama printer itu di checklist. Centang kolom "Selesai?" yang belum dicentang.
- Buka file
NamaProyek_PLATEsesuai dengan checklist. - Cari nama plate di checklist yang belum punya printer.
- Cari plate tersebut di Bambu Studio, pilih opsi print. Pilih printer yang tidak aktif kerja
- Tulis nama printer yang memproses plate di baris plate tersebut.
- Ulangi langkah 1 di printer lainnya, apabila semua printer sedang mencetak/ditandai sticky notes, shift selesai
2.2 Rangkai
Kebutuhan
- Komponen siap rangkai (dalam boks komponen)
DAFTAR KOMPONENdicetak- Lem Alteco 10 pcs, ajukan tambahan apabila kurang
- Lakban Kertas 1 pcs
- 3D Printing Pen 1 pcs
- Gambar perspektif 3 sudut sebagai referensi
- Akses ke Google Drive 3D Printing
- Aplikasi STL Viewer Babylonjs
Langkah
- Kirim hasil cetak ke Tanli dengan item kebutuhan no 1-6
- Tunggu proses rangkai
- Jemput hasil rangkai kembali ke Timboel
- Info Timboel untuk mengadakan pengambilan kembali ke
Timb.Timboel.
3. Arsip & Manajemen Data
Google Drive — Struktur Folder Linke: GDrive
Nama Folder: * NamaProyek - Ukuran - ID Barang
-
NamaProyek - Model 3D
- Upload model 3D sebelum pemotongan (
NamaProyek - Model 3D)
- Upload model 3D sebelum pemotongan (
-
NamaProyek - High Priority Cut
- Upload file hasil potong high priority (Blender) (
NamaProyek - HIGH PRIORITY)
- Upload file hasil potong high priority (Blender) (
-
NamaProyek - Main Body Cut
- Upload folder hasil modular cutting (LuBAN) (
NamaProyek - MAIN BODY CUT)
- Upload folder hasil modular cutting (LuBAN) (
-
NamaProyek - Plate
- Upload file project Bambu Studio yang sudah di-slice (
NamaProyek - PLATE)
- Upload file project Bambu Studio yang sudah di-slice (
-
File lain seperti File 3D, File untuk Luban, bisa disimpan di dalam folder NamaProyek - Ukuran - ID Barang
Semua file wajib diberi nama sesuai format proyek untuk keterlacakan.
4. Prosedur Tambahan
Logbook proses benda