Gudang Stock Opname Modul Stock Opname Modul Stock Opname v 1.0.1 Tujuan Mengetahui bahan yang ada di gudang dan jumlah aktualnya Pembagian Tugas Staff Bahan (2 orang) Tugas: Ambil bahan, dan kembalikan bahan Staff Meja (1 orang) Distribusi bahan di area hitung. Staff Hitung (4 orang) Hitung bahan (unit/timbang), verifikasi label, setor hasil ke Staff Database Staff database (2 orang) Verifikasi label dan data, input hasil ke Dokstokop (google sheets) Dokumen Dokstokop (Google Sheets) Cara Membuat Dokstokop Unduh database bahan terbaru. Beri nama “Dokstokop (Tanggal Opname)” Import ke Google Sheets, bagikan akses edit ke Staff database Ubah kolom di database menjadi seperti berikut: Stock diubah menjadi stock_db Tambahkan kolom berikut Masuk_ukur Gunakan input Tick box, kolom warna hijau Isi: Absensi bahan yang dihitung Stock_opname Kolom warna hijau Isi: Hasil hitung aktual Transaksi_db Isi: Hasil hitung kolom (stock_opname) dikurangi kolom (stock_db) # Gambar 1: Tabel kolom stock opname dengan kolom tambahan; Perlengkapan Peralatan Utama Laptop (2 unit), internet, listrik Timbangan Akurasi 0.5 gram (kapasitas ≥ 15 kg) 2 unit Penggaris 30 cm (4 unit), jangka sorong (2 unit), gelas ukur 1 liter (2 unit) Alat tulis, kertas, kalkulator Printout NATO Phonetic Alphabet (4 lembar) APD dan Konsumsi Sarung tangan (7 pasang/hari) Masker (9 unit/hari) Lakban kertas, kain hitam, cutter, gunting Alat tulis, kertas Snack dan makan siang (9 orang) Layout Area Hitung Bentuk tidak ada batasan. Boleh pakai meja atau di lantai Area hitung wajib memiliki 4 zona berikut: ANTRI HITUNG: bahan baru masuk PROSES HITUNG: bahan sedang dihitung SELESAI HITUNG: bahan selesai dihitung ANTRI KELUAR: bahan menunggu dikembalikan Buat penggaris di tepi area hitung sepanjang 1 meter, dibagi per 50 cm. Meja untuk laptop (2 unit) Kursi (6 unit) Catatan: Gunakan cat/pylox untuk menandai zona. Zona tidak boleh tumpang tindih Gambar 2: Contoh Area Hitung yang menggunakan meja. Zona Antri Hitung (A), Proses Hitung (B), Selesai Hitung (C), dan Antri Keluar (D) dibagi membentuk huruf U. Penggaris sederhana 1 meter (E) diposisikan di lokasi yang mudah dijangkau staff hitung. Meja tambahan (F) ditaruh untuk menambah area kerja staff hitung. Meja laptop (G) untuk lokasi kerja staff database. Alur Pergerakan Bahan Bahan diambil dari rak. Masuk ANTRI HITUNG Pindah bahan ke PROSES HITUNG (jika ada slot kosong) Staff Hitung verifikasi label, hitung sesuai metode, setor hasil ke staff database Bahan ke SELESAI HITUNG, lalu ke ANTRI KELUAR Staff Bahan kembalikan ke rak Alur Kerja Staff Staff Bahan Ambil bahan yang memiliki Label Warna dari rak Mengembalikan bahan ke rak Staff Meja Taruh barang dari zona Antri Hitung ke Proses Hitung Taruh barang dari zona Selesai Hitung ke Antri Keluar Staff Hitung Verifikasi label ID dengan staff database Hitung sesuai Label Warna Kuning: hitung unit Biru: timbang Serahkan hasil hitungan ke Staff Database Staff Database Verifikasi Label ID (nama, satuan, gramasi) Centang masuk_ukur Input hasil ke stock_opname Tahap akhir Stock Opname Staff Bahan dan Hitung: bersihkan area dan kembalikan alat Staff Database Cek kesalahan input (centang masuk_ukur, titik/koma) Matikan akses edit dokumen Ganti nama Dokstokop dengan tambahan “Final” pada judul Duplikat dokumen, kirim ke Divisi Database Modul Sebelum Stock Opname Tujuan Semua bahan punya wadah, Label ID, dan Label Warna Tidak ada bahan label merah (karantina) di area gudang Yang perlu dipersiapkan Tim Staff Pre Stock Opname 1 staff bertugas sebagai koordinator 2 staff bertugas sebagai pelabel Kualifikasi Bisa baca tulis (Koordinator) mampu memimpin tim Label Lakban warna (LABEL WARNA) Warna Kuning Biru Merah Cara pasang Label Warna : Tempel setengah badan Label Warna ke wadah, lipat setengah sisanya sebagai pegangan cabut. Pastikan mudah dicabut dalam 1 detik. Langkah Periksa bahan Cek wadah Bahan tidak punya wadah: Kirim ke Zona Karantina Cek Label Warna Bahan punya Label ID? Jika tidak: Label Warna Merah Jika iya: Estimasi jumlah bahan? 50 pcs atau kurang: Label Warna Kuning Lebih dari 50 pcs: Cek ukuran Ukuran kecil (25 cm2 atau kurang, 50 gram atau kurang): Label Warna Biru Ukuran besar: Label Warna Kuning Jika 1 rak/area selesai, lanjut ke rak/area selanjutnya. Setelah semua rak/area telah dilabel, kirim seluruh bahan dengan Label Warna Merah ke zona karantina Selesai Pre stock opname selesai apabila Semua bahan di gudang telah diberi label Semua bahan dengan label merah sudah berada di Zona Karantina Modul Karantina Gudang Tujuan Operasi zona karantina Operasional Zona Karantina Jadwal Setelah Stock Opname Himbauan tiap departemen untuk cek barang yang ada di karantina Sebelum Stock Opname Melakukan pengosongan Zona Karantina Langkah Transfer Bahan Masuk Gudang Ambil bahan yang ada di karantina Buat ID baru untuk bahan. Input jumlah yang dimasukan Rumahkan ke dalam wadah. Apabila tidak muat, taruh di tempat yang ditandai dan dilabel dengan jelas Beri label bahan berisi nama bahan, id bahan, dan satuan Langkah Pembersihan Zona Karantina Keluarkan semua bahan yang ada di Zona Karantina. Pilah bahan sesuai dengan kelompok prosesnya Proses bahan sesuai dengan panduan kelompoknya Kelompok Proses Bahan Logam alumunium dan kuningan Jual ke mas Habib (Toha Cor/Alfa Cor) Bahan logam lain Rongsok Bahan kertas atau kardus Rongsok Bahan resin Urug Bahan kaca Urug Alat rusak Rongsok Bahan GRC Urug Kayu-kayuan Kirim ke Kali Puchang untuk pemrosesan kayu bakar Lokasi pengiriman bahan kelompok proses Rongsok Nrimo ing Pandhum: https://maps.app.goo.gl/GZwst4pjR6SnRXoY9 Habib Cor Kontak Mas Habib: 62 856-4336-1115 Alamat: https://maps.app.goo.gl/vjKddKrb7b67hiGq6 Urug Hubungi Kepala Produksi untuk koordinasi dengan lokasi urug Kali Puchang https://maps.app.goo.gl/LgBR7ZVLzrpX1yGT9 Struktur code Molding Standar Penamaan Molding Tujuan Standar ini digunakan agar setiap molding mudah diidentifikasi, mudah dicari, dan memiliki format kode yang konsisten. Format kode menggunakan pola: 3-8-3 Artinya: XXX-XXXXXXXX-XXX Contoh: LML-BNTNDG01-KR0 Struktur Kode Format: [JENIS MOLDING]-[KODE MODEL]-[BAGIAN] Bagian Kode Jumlah Karakter Fungsi Kode Jenis Molding 3 karakter Menjelaskan fungsi/proses molding Kode Model 8 karakter Mengikuti kode model yang ada di ERPNext Kode Bagian 3 karakter Menjelaskan posisi/bagian molding 1. Kode Jenis Molding Kode pertama terdiri dari 3 karakter. Kode Nama Digunakan Jika CML Casting Mold Material dituang ke dalam cetakan PML Press Mold Material ditekan ke dalam/ke permukaan cetakan LML Lamination Mold Material dilayer, dilaminasi, dikuas, disemprot, atau ditempel bertahap JIG Jig / Alat Rangkai Alat digunakan untuk memposisikan, menahan, atau merangkai bagian TMP Template / Mal Ukur Alat hanya digunakan untuk menjiplak, mengukur, atau mengecek bentuk Aturan Pemilihan Kode Jenis Jika material dituang → CML Jika material ditekan → PML Jika material dilaminasi → LML Jika digunakan untuk rangkai → JIG Jika hanya untuk mal/ukur → TMP Contoh Pemilihan Proses Kode Cor aluminium CML Cetakan tekan pot tanah liat PML Fiberglass hand layup LML GRC spray / hand layer LML Alat bantu rangkai bagian patung JIG Mal untuk cek bentuk/pola TMP 2. Kode Model Kode tengah terdiri dari 8 karakter. Kode ini mengikuti kode model yang sudah ada di ERPNext. Contoh: Nama Model Kode Model Banteng Ndangak BNTNDG01 Salsa Dance SLSDNC01 Garuda Wisnu GRDWIS01 Kode model tidak perlu menjelaskan jenis molding, material, ukuran, atau bagian. Kode model hanya digunakan untuk mengidentifikasi model barang. 3. Kode Bagian Kode terakhir terdiri dari 3 karakter. Kode Arti KR0 Kiri KN0 Kanan AT0 Atas BW0 Bawah DP0 Depan BL0 Belakang KC0 Kecil Format Akhir Format: [JENIS]-[KODE MODEL]-[BAGIAN] Contoh: LML-BNTNDG01-KR0 Artinya: Bagian Arti LML Lamination Mold BNTNDG01 Model Banteng Ndangak KR0 Bagian kiri Contoh Kode Kode Arti LML-BNTNDG01-KR0 Lamination mold untuk model Banteng Ndangak, bagian kiri LML-BNTNDG01-KN0 Lamination mold untuk model Banteng Ndangak, bagian kanan CML-BNTNDG01-DP0 Casting mold untuk model Banteng Ndangak, bagian depan PML-POTBUL01-AT0 Press mold untuk model Pot Bulat, bagian atas JIG-SLSDNC01-KR0 Jig/rangkai untuk model Salsa Dance, bagian kiri TMP-SLSDNC01-DP0 Template/mal ukur untuk model Salsa Dance, bagian depan Catatan Penting Kode harus ditulis dengan huruf besar. Gunakan tanda strip "-" sebagai pemisah antar bagian kode. Kode model harus mengikuti kode yang sudah ada di ERPNext. Jangan memasukkan material, ukuran, atau lokasi penyimpanan ke dalam kode molding. Informasi tambahan seperti material, status, lokasi, dan catatan kerusakan dicatat di ERPNext atau dokumen pendukung.