SOP AKTIF PENGELOLAAN CASH FLOW – SISTEM WATERFALL

SOP AKTIF PENGELOLAAN CASH FLOW – SISTEM WATERFALL

PT. TIMBOEL


I. TUJUAN

Menjamin setiap penerimaan kas perusahaan dialokasikan secara disiplin dan berurutan sesuai prioritas kebutuhan operasional, pengembangan, sosial, dan cadangan darurat.


II. TANGGUNG JAWAB UTAMA

Jabatan Tugas Utama
Kepala Keuangan Mengelola rekening utama, melakukan alokasi mingguan, mencatat semua transfer antarpos, dan melaporkan saldo ke Direktur Utama.
Kepala Marketing & Produksi Mengajukan kebutuhan Biaya Berkembang disertai rencana penggunaan.
HRD / CSR Mengajukan kebutuhan Biaya Berbagi dan membuat laporan realisasi.
Direktur Utama Menyetujui pengambilan Biaya Cadangan dan memimpin rapat evaluasi triwulanan.

III. LANGKAH KERJA

1. Penerimaan Uang Masuk

2. Alokasi Dana

3. Pengeluaran dan Otorisasi

Pos Siapa yang Mengajukan Siapa yang Menyetujui Batas Penggunaan
Biaya Berjalan Kepala Keuangan Kepala Keuangan Sesuai nominal maksimum
Biaya Berkembang Kepala Marketing & Produksi Kepala Keuangan Sesuai nominal maksimum
Biaya Berbagi HRD / CSR Kepala Keuangan Sesuai nominal maksimum
Biaya Cadangan Kepala Keuangan / Pihak terkait Direktur Utama (notulen wajib) Hanya untuk keadaan darurat

4. Kondisi Emergency

5. Pencatatan Akuntansi

6. Evaluasi dan Penyesuaian

7. Struktur Pelaporan Whatsapp

Mengirim laporan saldo mingguan melalui WhatsApp sesuai format waterfall.

Waterfall
- Berjalan (Maximum) : Saldo Berjalan
- Berkembang (Maximum) : Saldo Berkembang
- Berbagi (Maximum): Saldo Berbagi
- Cadangan (Minium): Saldo Cash / Emas Gram / Total Saldo PRK

Hutang
- Nama hutang: (Sisa Hutang)/(cicilan per bulan) Bulan Selesai
- Nama hutang: (Sisa Hutang)/(cicilan per bulan) Bulan Selesai
- Nama hutang: (Sisa Hutang)/(cicilan per bulan) Bulan Selesai

Saldo Bank
- Nama Bank: Saldo Bank bisa di akses / Saldo terkunci

Contoh Pelaporan Whatsapp

Waterfall
- Berjalan (450jt) : 120.000.000
- Berkembang (90jt) : 40.000.000
- Berbagi (5jt): 3.500.000
- Cadangan (250jt): 200.000.000 / 120gr / 300.000.000

Hutang
- BNI PRK: 350.000.000/40.000.000, Februari 2025
- BNI Cicil: 1.050.000.000/50.000.000, Januari 2028
- Jateng PRK: 2.409.000.000/0, Maret 2030
- Jateng Cicil: 790.000.000/20.000.000, Desember 2025
- Alphard: 750.000.000/50.000.000, Agustus 2028

IV. SANKSI


Catatan: SOP ini bersifat aktif dan wajib dijalankan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam manajemen kas PT. Timboel. Perubahan hanya dapat dilakukan melalui rapat resmi keuangan.


Catatan Pergantian

  1. Besar pos berjalan diubah dari 330 juta menjadi 450 juta, dikarenakan akan digunakan untuk mencicil hutang PRK
  2. Tambahan Format Laporan whatsapp

Revisi #4
Dibuat 23 Oktober 2025 04:10:21 oleh Magistyo
Diperbaharui 23 Oktober 2025 04:51:29 oleh Magistyo