Finance
Planning pengelolaan aruskan dan pembayaran
- Prioritas Keuangan
- SOP AKTIF PENGELOLAAN CASH FLOW – SISTEM WATERFALL
- MEETING MAS MAGIS - WAHYU - EVRI -19 DESEMBER 2025
- SOP PEMBAGIAN BONUS PROYEK
- REKAPITULASI PEMBAYARAN GAJI, THR & BONUS TAHUNAN KARYAWAN - 31 DESEMBER 2025
Prioritas Keuangan
Prioritas Pemasukan (Cash Allocation)
Setiap uang masuk dialokasikan berurutan dari atas ke bawah:
-
Berjalan Survival (1.1)
Amankan kebutuhan minimum agar perusahaan tetap hidup selama 1 bulan. -
Berjalan Continue (1.2)
Biayai kebutuhan langsung untuk menyelesaikan order yang sudah confirmed. -
Buffer (Cadangan)
Top up cadangan hingga mencapai 1,5 bulan survival cost. -
Berjalan Support (1.3)
Biaya operasional non-kritis yang bisa ditunda bila perlu. -
Berkembang (2)
Pengeluaran untuk pertumbuhan, peningkatan kapasitas, atau investasi jangka panjang. -
Berbagi (3)
Pengeluaran untuk sumbangan, CSR, dan kegiatan sosial.
Prioritas Pengeluaran (Cash Outflow)
Pengeluaran selalu mengikuti urutan prioritas:
-
Berjalan
- 1.1 Berjalan Survival – kebutuhan wajib untuk menjaga perusahaan tetap hidup.
- 1.2 Berjalan Continue – kebutuhan untuk menyelesaikan order yang sudah confirmed.
- 1.3 Berjalan Support – kebutuhan operasional penunjang, bisa ditunda bila kas terbatas.
-
Berkembang – kegiatan untuk meningkatkan kapasitas, penjualan, atau efisiensi.
-
Berbagi – kegiatan sosial, CSR, atau pemberian di luar kebutuhan operasional.
SOP AKTIF PENGELOLAAN CASH FLOW – SISTEM WATERFALL
SOP AKTIF PENGELOLAAN CASH FLOW – SISTEM WATERFALL
PT. TIMBOEL
I. TUJUAN
Menjamin setiap penerimaan kas perusahaan dialokasikan secara disiplin dan berurutan sesuai prioritas kebutuhan operasional, pengembangan, sosial, dan cadangan darurat.
II. TANGGUNG JAWAB UTAMA
| Jabatan | Tugas Utama |
|---|---|
| Kepala Keuangan | Mengelola rekening utama, melakukan alokasi mingguan, mencatat semua transfer antarpos, dan melaporkan saldo ke Direktur Utama. |
| Kepala Marketing & Produksi | Mengajukan kebutuhan Biaya Berkembang disertai rencana penggunaan. |
| HRD / CSR | Mengajukan kebutuhan Biaya Berbagi dan membuat laporan realisasi. |
| Direktur Utama | Menyetujui pengambilan Biaya Cadangan dan memimpin rapat evaluasi triwulanan. |
III. LANGKAH KERJA
1. Penerimaan Uang Masuk
- Semua pendapatan (tunai, transfer, atau piutang cair) wajib masuk ke Rekening Utama.
- Kepala Keuangan melakukan pencatatan penerimaan pada hari yang sama.
2. Alokasi Dana
- Setiap ada pemasukan, Kepala Keuangan melakukan alokasi dana sesuai urutan waterfall:
- Biaya Berjalan – maksimum Rp 450.000.000
- Biaya Berkembang – maksimum Rp 90.000.000
- Biaya Berbagi – maksimum Rp 5.000.000
- Biaya Cadangan – minimum Rp 250.000.000, tanpa batas maksimum
- Jika inflow < Maksmum, seluruh dana masuk ke Biaya Berjalan; pos lain menunggu hingga ada inflow masuk berikutnya.
- Jika seluruh pos telah mencapai batas maksimum, sisa dana dialokasikan ke Biaya Cadangan.
3. Pengeluaran dan Otorisasi
| Pos | Siapa yang Mengajukan | Siapa yang Menyetujui | Batas Penggunaan |
|---|---|---|---|
| Biaya Berjalan | Kepala Keuangan | Kepala Keuangan | Sesuai nominal maksimum |
| Biaya Berkembang | Kepala Marketing & Produksi | Kepala Keuangan | Sesuai nominal maksimum |
| Biaya Berbagi | HRD / CSR | Kepala Keuangan | Sesuai nominal maksimum |
| Biaya Cadangan | Kepala Keuangan / Pihak terkait | Direktur Utama (notulen wajib) | Hanya untuk keadaan darurat |
4. Kondisi Emergency
- Pengambilan Cadangan hanya dilakukan bila:
- Saldo pos biaya tidak mencukupi dan
- Kebutuhan tersebut menghambat produksi >3 hari atau menunda pengiriman customer.
- Kepala Keuangan wajib membuat Permintaan untuk disetujui Direktur Utama, Melalui WA cukup.
- Setiap pengambilan dicatat dalam notulen rapat singkat.
5. Pencatatan Akuntansi
- Semua transfer antarpos dicatat sebagai “Transfer Internal” di jurnal umum.
- Kepala Keuangan wajib memperbarui ledger biaya setiap minggu.
- Saldo tiap pos dilaporkan ke Direktur Utama setiap minggu di meeting 1330.
6. Evaluasi dan Penyesuaian
- Setiap 3 bulan, dilakukan Rapat Keuangan Triwulanan yang dipimpin Direktur Utama.
- Evaluasi mencakup:
- Keseimbangan antarpos.
- Kebutuhan penyesuaian nominal maksimum/minimum.
- Hasil rapat dicatat dan berlaku mulai bulan berikutnya.
7. Struktur Pelaporan Whatsapp
Mengirim laporan saldo mingguan melalui WhatsApp sesuai format waterfall.
Waterfall
- Berjalan (Maximum) : Saldo Berjalan
- Berkembang (Maximum) : Saldo Berkembang
- Berbagi (Maximum): Saldo Berbagi
- Cadangan (Minium): Saldo Cash / Emas Gram / Total Saldo PRK
Hutang
- Nama hutang: (Sisa Hutang)/(cicilan per bulan) Bulan Selesai
- Nama hutang: (Sisa Hutang)/(cicilan per bulan) Bulan Selesai
- Nama hutang: (Sisa Hutang)/(cicilan per bulan) Bulan Selesai
Saldo Bank
- Nama Bank: Saldo Bank bisa di akses / Saldo terkunci
Contoh Pelaporan Whatsapp
Waterfall
- Berjalan (450jt) : 120.000.000
- Berkembang (90jt) : 40.000.000
- Berbagi (5jt): 3.500.000
- Cadangan (250jt): 200.000.000 / 120gr / 300.000.000
Hutang
- BNI PRK: 350.000.000/40.000.000, Februari 2025
- BNI Cicil: 1.050.000.000/50.000.000, Januari 2028
- Jateng PRK: 2.409.000.000/0, Maret 2030
- Jateng Cicil: 790.000.000/20.000.000, Desember 2025
- Alphard: 750.000.000/50.000.000, Agustus 2028
IV. SANKSI
- Penggunaan dana di luar urutan waterfall tanpa otorisasi akan dianggap pelanggaran keuangan dan dapat dikenakan sanksi administratif sesuai kebijakan perusahaan.
Catatan: SOP ini bersifat aktif dan wajib dijalankan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam manajemen kas PT. Timboel. Perubahan hanya dapat dilakukan melalui rapat resmi keuangan.
Catatan Pergantian
- Besar pos berjalan diubah dari 330 juta menjadi 450 juta, dikarenakan akan digunakan untuk mencicil hutang PRK
- Tambahan Format Laporan whatsapp
MEETING MAS MAGIS - WAHYU - EVRI -19 DESEMBER 2025
Beberapa Hal yang disepakati di meeting ini :
-
Pembelian ke masing-masing Unit Usaha akan dikenakan harga dengan perhitungan sebagai berikut :
HPP + Pajak
-
Inspira atas disewa Ronny DCA selama 1 tahun dengan ketentuan :
Kantor yang di sewa mas Rony bukan tanggungjawab Timboel, dan akan dibersihkan sendiri
Mb Wanti akan membersihkan lantai atas sampai di depan Pintu kantor mas Rony
Diinfokan ke mas Rony
-
Kedai Nyah Tan Li :
Listrik ditanggung Timboel
Setiap Bulan menyisihkan Rp 1.000.000 untuk Bu Ani kalau posisi Kedai ada Laba
Penyisihan dana ini akan dialokasikan ke Timboel sebagai pengurang Piutang Bu Ani
SOP PEMBAGIAN BONUS PROYEK
PEMBAGIAN BONUS PROYEK
Bonus dibagi berdasarkan Jenis Proyek. Proyek dibagi menjadi :
- NASIONAL
- PROVINSI
- KABUPATEN
Alokasi Bonus :
-
NASIONAL
- Nominal yang dibagi adalah Harga Jual Nett dikurangi Semua Pengeluaran (Nett Profit)
- Besaran Bonus yang akan dibagi adalah sebesar 20 % dari Nett Profit
- Nett Profit dibagi menjadi 2 :
- 75 % akan dibagi bersama sesuai kesepakatan meeting 13.30
- 25 % akan dibagi suka-suka Mas Magis
- Khusus Bonus untuk Pemodel akan mendapatkan 50 % Gaji Pokok setelah Model selesai n di acc oleh pemesan
- Bonus ini akan diberikan tersembunyi yang akan langsung di transfer bersamaan dengan gajian Bulanan dan akan tertera di Slip Gaji
- Khusus Bonus untuk yang terlibat (sebesar 75 %) akan diberikan tersembunyi tetapi dalam bentuk cash
- Setelah Bonus 75 % dibagi dan ternyata masih ada sisa, ada 2 kesepakatan :
- Kalau besaran sisa kurang dari Rp 50.000 maka akan dialokasikan untuk Micro Event yang akan dikelola oleh Bu Cicil
- Kalau besaran sisa lebih dari Rp 50.000 maka akan dibagi ke semua karyawan bersamaan dengan gajian bulanan dan akan tertera di Slip Gaji
- Katagori Penerima Bonus :
- A : Unlimited, diberikan kepada Pemodel
- B : Maximal Gaji per Bulan, diberikan kepada karyawan yang berkontribusi besar selama Proyek Terkhusus untuk karyawan Margono, Bonus akan dibagi dengan besaran 80 % buat Margono dan 20 % untuk Anak Buahnya
- C : 50 % Gaji per Bulan, diberikan kepaka karyawan yang berkontribusi biasa selama Proyek
-
PROVINSI
- Nominal yang dibagi adalah Harga Jual Nett dikurangi Semua Pengeluaran (Nett Profit)
- Besaran Bonus yang akan dibagi adalah sebesar 10 % dari Nett Profit
- Nett Profit dibagi menjadi 2 :
- 75 % akan dibagi bersama sesuai kesepakatan meeting 13.30
- 25 % akan dibagi suka-suka Mas Magis
- Khusus Bonus untuk Pemodel akan mendapatkan 50 % Gaji Pokok setelah Model selesai n di acc oleh pemesan
- Bonus ini akan diberikan tersembunyi yang akan langsung di transfer bersamaan dengan gajian Bulanan dan akan tertera di Slip Gaji
- Khusus Bonus untuk yang terlibat (sebesar 75 %) akan diberikan tersembunyi tetapi dalam bentuk cash
- Setelah Bonus 75 % dibagi dan ternyata masih ada sisa, ada 2 kesepakatan :
- Kalau besaran sisa kurang dari Rp 50.000 maka akan dialokasikan untuk Micro Event yang akan dikelola oleh Bu Cicil
- KAlau besaran sisa lebih dari Rp 50.000 maka akan dibagi ke semua karyawan bersamaan dengan gajian bulanan dan akan tertera di Slip Gaji
- Katagori Penerima Bonus :
- A : Unlimited, diberikan kepada Pemodel
- B : Maximal Gaji per Bulan, diberikan kepada karyawan yang berkontribusi besar selama Proyek Terkhusus untuk karyawan Margono, Bonus akan dibagi dengan besaran 80 % buat Margono dan 20 % untuk Anak Buahnya
- C : 50 % Gaji per Bulan, diberikan kepaka karyawan yang berkontribusi biasa selama Proyek
-
KABUPATEN
- Nominal yang dibagi adalah Harga Jual Nett dikurangi Semua Pengeluaran (Nett Profit)
- Besaran Bonus yang akan dibagi adalah sebesar 5 % dari Nett Profit
- Nett Profit dibagi menjadi 2 :
- 75 % akan dibagi bersama sesuai kesepakatan meeting 13.30
- 25 % akan dibagi suka-suka Mas Magis
- Khusus Bonus untuk Pemodel akan mendapatkan 50 % Gaji Pokok setelah Model selesai n di acc oleh pemesan
- Bonus ini akan diberikan tersembunyi yang akan langsung di transfer bersamaan dengan gajian Bulanan dan akan tertera di Slip Gaji
- Khusus Bonus untuk yang terlibat (sebesar 75 %) akan diberikan tersembunyi tetapi dalam bentuk cash
- Setelah Bonus 75 % dibagi dan ternyata masih ada sisa, ada 2 kesepakatan :
- Kalau besaran sisa kurang dari Rp 50.000 maka akan dialokasikan untuk Micro Event yang akan dikelola oleh Bu Cicil
- Kalau besaran sisa lebih dari Rp 50.000 maka akan dibagi ke semua karyawan bersamaan dengan gajian bulanan dan akan tertera di Slip Gaji
- Katagori Penerima Bonus :
- A : Unlimited, diberikan kepada Pemodel
- B : Maximal Gaji per Bulan, diberikan kepada karyawan yang berkontribusi besar selama Proyek Terkhusus untuk karyawan Margono, Bonus akan dibagi dengan besaran 80 % buat Margono dan 20 % untuk Anak Buahnya
- C : 50 % Gaji per Bulan, diberikan kepaka karyawan yang berkontribusi biasa selama Proyek
REKAPITULASI PEMBAYARAN GAJI, THR & BONUS TAHUNAN KARYAWAN - 31 DESEMBER 2025
Diawali di Tahun 2026, karyawan akan mendapatkan hak sebagai berikut :
-
Gaji
Gaji adalah imbalan atau balas jasa yang diberikan perusahaan kepada karyawan secara rutin.
(biasanya bulanan) sebagai kompensasi atas pekerjaan atau jasa yang telah dilakukan, sesuai perjanjian kerja.
Akan diberikan setiap tanggal 1 di bulan berikutnya, kecuali ada hari libur makan akan dimaju di hari
kerja.
-
THR
THR adalah penghasilan tambahan wajib yang diberikan perusahaan kepada karyawan menjelang hari raya
keagamaan, sebagai bentuk pemenuhan hak karyawan.
THR akan diberikan setahun sekali menjelang Hari Raya Keagamaan sebesar 1x Gaji Pokok.
Finance akan menyisihkan dana buat THR ini setiap bulan dalam kurun waktu 11 bulan dimulai dari
11 bulan mundur ke belakang sampai menjelang bulan dibagikan.
Acuan saat ini total gaji seluruh karyawan Timboel adalah Rp 270.000.000, maka Finance akan
menyisihkan dana sebesar Rp 25.000.000 selama 11 bulan dimulai dari bulan Februari 2026 dan akan disetorkan ke Rek Bank Jateng.
-
Bonus Akhir Tahun
Bonus akhir tahun adalah penghasilan tambahan yang diberikan perusahaan kepada karyawan berdasarkan
kinerja perusahaan dan/atau kinerja individu, dan tidak bersifat wajib seperti gaji atau THR (kecuali diatur dalam perjanjian kerja).
Bonus ini akan diberikan sebesar 50 % dari Gaji Pokok.
Pemberian Bonus Akhir Tahun ini bersifat Tidak rutin dan tidak pasti
Tergantung: @ Pencapaian target & @ Penilaian manajemen
Finance akan menyisihkan dana buat Bonus Akhir Tahun ini setiap bulan dalam kurun waktu 11 bulan
dimulai dari 11 bulan mundur ke belakang sampai menjelang bulan dibagikan.
Acuan saat ini total gaji seluruh karyawan Timboel adalah Rp 270.000.000, 50 % nya adalah
sebesar Rp135.000.000, maka Finance akan menyisihkan dana sebesar Rp 12.500.000 selama 11 bulan dimulai dari bulan Januari 2026 dan akan disetorkan ke Rek Bank Jateng.