# Alur Catalog Order

Tujuan: melakukan penjualan barang yang ada di catalog timboel (barang pernah dibuat)  
Mulai: Setiap kali ada inqury customer yang tidak membuat benda baru  
Selesai: Semua barang yang diminta dikirim

# Permintaan Customer

# Cek Status Customer

**Tujuan:**  
Mengetahui customer existing atau baru

**Input:**  
- Kartu nama
- Chat Whatsapp
- Email masuk

**Langkah:**  
1. Cek nama customer
2. Cek nama perusahaan
3. Cek e-mail / nomor telfon

**Desisi:**
- Customer Baru -> buat [data customer baru](https://wiki.pttimboel.com/link/482)
- Customer lama tapi data tidak lengkap -> [update data customer](https://wiki.pttimboel.com/link/483)
- Customer lama data lengkap -> Lanjut ke Penawaran dan Negoisasi

**Output:**  
Status Customer diketahui

# Penawaran dan Negosiasi

# Siapkan Quotation

**Tujuan:**  
Customer mendapatkan dokumen quotation dengan data akurat

**Input:**  
- Foto barang dari customer
- Tulisan tangan list id dari staff timboel
- Foto catalog
- [Hasil Estimasi Charges](https://wiki.pttimboel.com/link/496)

**Langkah:**  
1. Review Permintaan Customer
2. Cek Stock barang
3. [Buat quotation](https://wiki.pttimboel.com/link/485)
4. Kirim quotation 

**Output:**  
File PDF Quotation dengan data akurat terkirim ke customer

# Negosiasi Dengan Customer

**Tujuan:**  
Mendapatkan persetujuan dengan customer mengenai harga dan terms

**Aturan:**
- Diskon gunakan diskon rule

**Trigger:**  
- Customer meminta diskon atau keringanan lain

**Input:**  
- Quotation yang sudah dikirim
- History dengan customer (jika ada, contoh: relasi personal, transaksi sebelumnya)
- Perjanjian tertulis dengan customer
- Nilai order
- Diskon rule

**Langkah:**  
1. Tanya bagian mana dari quotation yang keberatan (harga, jumlah, shipping atau terms)
2. Evaluasi permintaan customer, [sesuaikan fitur](https://wiki.pttimboel.com/link/495)
3. Jika belum setuju, berikan diskon sesuai dengan [diskon rule](https://wiki.pttimboel.com/link/44)
4. Jika masih belum setuju, eskalasi ke atasan
5. Konfirmasi kembali dengan customer tentang hal yang sudah di setujui
6. Update Quotation sesuai dengan persetujuan

**Output:**  
Dokumen quotation dengan data hasil diskusi

# Konfirmasi Order

# Ubah Quotation Menjadi Sales Order

**Tujuan:**  
Membuat sales order sebagai konfirmasi resmi pesanan customer

**Trigger:**  
- Customer menyetujui quotation secara tertulis

**Input:**  
- Quotation yang di setujui

**Langkah:**  
1. [Buat dokumen sales order](https://wiki.pttimboel.com/link/500) sesuai dengan quotation
2. Verifikasi item, qty, dan harga sesuai quotation
3. Notifikasi kepada kepala produksi adanya sales order baru

**Output:**  
Dokumen sales order tercatat sebagai pesanan resmi

# Terima Pembayaran DP

**Tujuan:**  
Meneripa down payment agar sales order dapat mulai di proses

**Aturan:**
- Delivery date sales order 8 minggu dari DP masuk ke bank

**Trigger:**  
- e-mail dari customer
- notifikasi pembayaran dari bank

**Input:**  
- Bukti transfer customer
- Sales order

**Langkah:**  
1. Review bukti transfer
2. Konfirmasi bukti transfer dengan uang masuk bank
3. [Input pembayaran]()

**Desisi:**
- jika pembayaran belum ditemukan -> info ke customer dan tunggu 2 hari kerja
- jika pembayaran ditemukan dan sesuai -> update delivery date

**Output:**  
Pembayaran DP terverifikasi, Delivery date pada sales order sudah di perbaharui

# Pemrosesan Order

# Review Sales Order

**Tujuan:**  
Menentukan apa saja yang harus dilakukan setelah sales order masuk

**Trigger:**
Sales order sudah dibuat

**Input:**
- Dokumen sales order
- Bukti Down Payment ada
- Data stock warehouse

**Desisi:**
- Stock ada -> [Ambil barang dari stock](https://wiki.pttimboel.com/link/468)
- Stock kosong -> [Buat order produksi](https://wiki.pttimboel.com/link/469)

**OutputL:**  
Metode pemenuhan pesanan ditentukan

# Ambil Barang Dari Stock

**Tujuan:**  
Menggunakan barang dalam stock untuk mempercepat pemenuhan pesanan

**Trigger:**  
Sales order terbuat dan item tersedia di stock

**Input:**  
- Dokumen sales order
- Data stock warehouse

**Langkah:**  
1. Review sales order untuk barang stock
2. Konfirmasi barang stock ada di lokasinya
3. Buat [dokumen transfer material]()

**Output:**  
Barang stock tersedia di warehouse produksi

# Buat Order Produksi

**Tujuan:**  
Memulai proses produksi barang

**Trigger:**  
Item sales order yang tidak memiliki stock dibutuhkan

**Input:**  
- List dokumen sales order

**Langkah:**  
1. Review Sales Order
2. Tentukan jumlah produksi yang dibutuhkan
3. Buat [dokumen mulai produksi]()
4. Mulai produksi sesuai dengan [alur produksi]()

**Output:**  
Dokumen produksi siap

# QC Barang

# Persiapan Quality Control

**Tujuan:**  
Mempersiapkan barang untuk QC

**Trigger:**  
Sistem produksi menyatakan barang selesai di buat

**Input:**  
- Barang hasil produksi
- Sales order

**Langkah:**  
1. Pastikan barang sudah selesai produksi 100%
2. Siapkan barang di area QC
3. Pastikan barang ada di Sales order
4. Bersihkan barang dari debu permukaan
5. Pastikan jumlah barang sesuai dengan sales order 

**Output:**  
Barang siap diperiksa dalam proses QC Internal

# QC Internal

**Tujuan:**  
Memastikan hasil produksi barang sesuai dengan standar perusahaan

**Trigger:**  
Barang siap di area QC  

**Input:**  
- Sales order
- Checklist QC Internal
- Barang selesai produksi

**Langkah:**  
1. Konfirmasi jenis barang sesuai dengan sales order
2. Konfirmasi jumlah barang sesuai dengan sales order
3. Jalankan checklist QC internal

**Desisi:**
- Jika barang lulus QC -> Tandai QC complete
- Jika barang tidak lulus -> Tulis alasan, kembalikan ke produksi untuk perbaikanm

**Output:**  
Status barang lulus QC atau perlu perbaikan

# QC oleh Customer

**Tujuan:**  
Memberikan kesempatan kepada customer untuk melakukan verfikasi kualitas barang secara independen sebelum pengiriman

**Aturan:**
- QC hanya dilakukan pada barang yang sudah lulus QC internal
- QC hanya memeriksa barang sesuai sales order
- Perubahan design atau spefisikasi tidak diperbolehkan pada tahap ini

**Trigger:**  
Barang sudah lulus QC internal

**Input:**  
- Barang lulus QC
- Sales Order
- Kontak Customer

**Langkah:**  
1. Menjadwalkan waktu QC dengan customer
2. Siapkan barang di area QC agar mudah di periksa
3. Jelaskan pada customer spesifikasi barang sesuai sales order
4. Dampingi customer selama proses pemeriksaan
5. Catat hasil pemeriksaan customer

**Desisi:**
- Lulus QC customer -> Packing
- Tidak Lulus QC customer -> tulis alasan, kembalikan ke produksi untuk perbaikan

**Output:**  
Status QC barang oleh customer diketahui

# Penagihan

# Pengiriman

# Buat Rencana Pengiriman

**Tujuan:**  
Menentukan detil pengiriman seperti tanggal dan metode

**Trigger:**  
Barang telah lulus proses QC atau sudah siap packing

**Input:**  
- Sales order
- Kontak customer
- Informasi kesiapan barang dari produksi
- Template Rencana Pengiriman

**Langkah**
1. Isi rencana pengiriman
2. update invoice pelunasan sesuai dengan biaya rencana pengiriman
3. Terima dan Konfirmasi Pelunasan
4. Lanjut ke proses pengiriman 
   
**Output:**  
Rencana Pengiriman yang

# Kirim Export

**Tujuan:**  
Menyerahkan barang kepada EMKL untuk proses pengiriman export

**Trigger:**  
Barang sudah di packing dan siap kirim

**Input:**  
- Dokumen Export
- Commercial Invoice
- Packing list
- Kontak EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut)
- Kontak customer

**Langkah:**  
1. Konfirmasi bahwa barang sudah di packing dan siap kirim
2. Verifikasi dokumen export dengan checklist
3. Hubungi EMKL untuk penjadwalan penambilan barang atau stuffing container
4. Serahkan dokumen Commerical Invoice dan Packing List kepada EMKL
5. Catat bahwa sudah diberikan kepada EMKL

**Output:**  
Barang diberikan oleh EMKL untuk proses export

# Kirim Local

**Tujuan:**  
Menyerahkan barang kepada jasa pengiriman untuk proses pengiriman domestik

**Trigger:**  
Barang sudah dipacking dan siap kirim

**Input:**  
- Barang yang sudah dipacking
- Kontak jasa pengiriman
- Kontak customer
- Packing List
- Surat Jalan
- Bukti pelunasan invoice

**Langkah:**  
1. Konfirmasi bahwa barang sudah di packing dan siap kirim
2. Konfirmasi bahwa invoice sudah dilunasi
3. Kontak jasa pengiriman untuk penjadwalan pengambilan barang
4. Serahkan barang pada jasa pengiriman
5. Berikan dokumen pengiriman local kepada jasa pengiriman
6. Terima resi pengiriman dari jasa pengiriman
7. Kirim resi pengiriman kepada customer

**Output:**  
- Barang sudah diterima oleh jasa pengiriman
- Resi sudah dikirim kepada customer

# Monitor Pengiriman

**Tujuan:**  
Memantau status pengiriman sampai barang diterima oleh customer dan memastikan dokumen pengiriman telah dikirim kepada pihak yang diperlukan.

**Trigger:**  
Barang telah diserahkan kepada jasa pengiriman (lokal) atau EMKL / forwarder (export)  

**Input:**  
- Sales Order
- Kontak customer
- Kontak jasa pengiriman / EMKL
- Nomor resi pengiriman (local)
- Informasi shipment dari EMKL (Export)
- Dokumen pengiriman

**Langkah:**  
1. Monitor status pengiriman melalui kontak jasa pengiriman / EMKL
2. Informasikan status pengiriman kepada customer bila diperlukan  
**(Langkah tambahan untuk export)**
3. Terima copy BL dari EMKL
4. Kirim copy BL ke customer untuk proses pembayaran

**Desisi:**
- Jika local -> Monitor status pengiriman dengan nomor resi sampai barang diterima customer
- Jika export -> Monitor status pengiriman sampai Copy BL diterbikan

**Output:**  
- Status pengiriman diketahui
- Customer mengetahui status pengiriman
- Copy BL sudah diterima customer

# Packing Barang

**Tujuan:**  
Memasukan barang ke kotak packing agar tidak rusak dalam pengiriman

**Aturan:**
- Contoh aturan 1
- Contoh aturan 2
- Contoh aturan 3

**Trigger:**  
Tanggal pengriman sudah di konfirmasi

**Input:**  
- Tanggal pengiriman
- Barang lulus QC
- Sales Order
- Material packing

**Langkah:**  
1. Konfirmasi jenis dan jumlah barang sesuai sales order
2. Siapkan label packing
3. Siapkan material packing
4. Masukan barang ke kotak atau crate
5. Amankan barang dengan material pelindung tambahan (busa hitam, bubble, kayu tambahan)
6. Pasang label packing sesuai sales order
7. Buat packing List

**Output:**  
- Packing list tersedua sebagai dokumen pengiriman
- Barang telah dipacking dan siap untuk pengiriman